Sama, tapi Beda, Inilah Perbedaan Kompos dan Pupuk, Simak yuk!
Dalam dunia pertanian dan perkebunan, kompos dan pupuk sama-sama menyuburkan tanah. Namun, apakah keduanya termasuk sama dalam hal pembuatan dan fungsi?
Sayangnya, keduanya berbeda. Nah, sementara itu, masih banyak orang yang belum memahami perbedaan kompos dan pupuk.
Kompos itu ada karena hasil penguraian bahan organik, sedangkan pupuk terbuat dari bahan yang bervariasi, bisa organik maupun kimia.
Artikel ini sendiri akan memberikan informasi terkait perbandingan antara kompos dengan pupuk. Seperti apa? Mari, simak.
Pengertian Kompos dan Pupuk

Kompos adalah bahan penyubur tanah yang diuraikan melalui proses pelapukan. Pelapukan terjadi akibat aktivitas mikroorganisme dan bakteri yang memecah kandungan dalam bahan tersebut.
Maksud dari memecah kandungan di sini adalah mikroorganisme membantu menghancurkan sisa karbohidrat, protein, dan lemak.
Ketika hancur, bahan-bahan rumit tadi berubah menjadi bagian-bagian kecil yang lebih sederhana. Kalium, nitrogen, dan fosfor akan keluar dari proses ini. Fungsinya jelas menyuburkan tanah.
Di sisi lain, pupuk adalah bahan yang bisa berbau atau tidak, berguna untuk menambah zat hara (organik dan kimia).
Tujuannya jelas, yakni mendukung pertumbuhan tanaman. Pupuk memiliki berbagai macam, ada kandang, organik, hijau, bokasi, dan cair.
Baca Juga: Mesin Pencacah Kompos: Menghaluskan Pupuk Hanya dalam 1 Menit
Perbedaan Kompos dan Pupuk
Penulis akan membandingkan kompos dan pupuk dengan beberapa ketentuan, yaitu bahan baku, pembuatan, kandungan, aroma bahan, dan dampak pada lingkungan.
1. Bahan Baku
Kompos
Perbandingan pertama adalah bahan baku. Banyak, loh, kompos yang terbuat dari bahan-bahan organik, seperti sayuran dan kotoran hewan (kohe).
Tampak sederhana memang, tetapi bahan tersebut mengandung banyak nutrisi alami untuk tanah dalam jangka panjang.
Pupuk
Kebanyakan, pupuk terbuat dari limbah organik. Namun, ada, lo, yang diolah dari campuran bahan sintetis.
Pupuk organik berasal alam. Untuk sintetis, biasanya punya kandungan zat hara yang tinggi. Zat tersebut membuat efek yang lebih signifikan dibanding dengan organik.
2. Proses dan Cara Membuatnya
Perbedaan kompos dan pupuk yang tidak kalah mencolok adalah proses dan cara membuat kedua bahan tersebut. Seperti inilah poin-poinnya.
Pembuatan kompos
- Pembuat pupuk dimulai dengan mencacah atau memotong bahan-bahan yang dibutuhkan, misalnya dedaunan atau rerumputan, agar bisa diurai secara cepat.
- Susun dalam lubang yang mana kelembapan harus terjaga.
- Mikroorganisme atau bakteri akan membantu melapuk bahan-bahan tadi.
Kematangan kompos membutuhkan waktu sekitar beberapa pekan hingga bulan. Jika sudah matang, warnanya menjadi cokelat kehitaman serta berbau aneh.
Pembuatan pupuk organik
- Dapat menggunakan kotoran hewan atau sampah yang mudah diurai sebagai bahannya.
Beberapa ada yang difermentasi dahulu supaya penguraian berjalan cepat. - Proses tergolong lebih singkat daripada kompos.
- Pembuatan pupuk kimia
- Biasanya diolah di pabrik dengan proses kimia yang berskala besar.
- Pupuk ini terbuat dari bahan mineral dan gas alam.
- Mengandung ammonium, fosfat, kalium, dan urea.
- Orang yang membuatnya bisa mengatur unsur hara sesuai kebutuhan.
- Proses membuat pupuk kimia tergolong cepat.
3. Kandungan Nutrisi
Kandungan kompos
Kompos memiliki kandungan unsur hara yang relatif rendah, tetapi lengkap dan seimbang sehingga baik untuk kesehatan tanah.
Kandungan pupuk
Perbedaan kompos dan pupuk dari segi kandungan sangat jelas. Kandungan pupuk, terutama yang berbahan kimia justru punya zat hara lebih tinggi dan bisa diatur sesuai kebutuhan.
4. Kecepatan Efek pada Tumbuhan
Efek pada kompos
Penggunaan kompos biasanya memberikan efek yang lebih lambat pada tanaman. Namun, hasilnya bertahan lama dan sekaligus memperbaiki struktur tanah.
Efek pada pupuk
Pupuk ekerja cepat sehingga tanaman lebih cepat terlihat subur kendati tidak terlalu membantu kondisi tanah dalam jangka panjang.
Baca Juga: 7 Manfaat Pupuk Kompos bagi para Petani, Tingkatkan Panen secara Alami
5. Efek terhadap Lingkungan
Kompos dikenal ramah lingkungan karena membantu meningkatkan kesuburan tanah dalam jangka panjang.
Pupuk organik juga relatif aman digunakan karena berasal dari bahan alami. Akan tetapi, pupuk kimia bisa menimbulkan dampak negatif bila digunakan berlebihan, seperti merusak struktur tanah dan mencemari lingkungan.
6. Aroma
Aroma kompos
Kompos dan pupuk organik umumnya memiliki aroma khas pembusukan karena berasal dari bahan alami.
Aroma pupuk
Pupuk kimia tidak berbau busuk, tetapi kerap kali beraroma khas zat kimia, contohnya urea yang berbau amonia.
Sebenarnya, mau pupuk atau kompos sama-sama bermanfaat. Bedanya, kompos lebih alami, sementara pupuk lebih cepat bekerja. Sayangnya, pupuk berisiko bagi tanah kalau terpakai secara berlebihan.
Demikian pembahasan mengenai perbandingan kompos dan pupuk, baik yang organik maupun kimia. Menanam apa pun kini jadi mudah dengan adanya mesin.
Madanitec, penyedia mesin tepat guna bisa membantu Anda, baik yang bertani maupun beternak. Tunggu apa lagi? Segera hubungi 081215778768 dan dapatkan penawaran terbaik.
HubungiTags: cara membuat pupuk kompos, kompos
Sama, tapi Beda, Inilah Perbedaan Kompos dan Pupuk, Simak yuk!
Banjir adalah salah satu masalah lingkungan yang sering melanda berbagai wilayah di Indonesia, terutama saat musim hujan tiba. Salah satu... selengkapnya
Di saat populasi dunia terus bertambah dan sumber daya semakin menipis, sangat penting untuk menemukan cara untuk memanfaatkan apa yang... selengkapnya
Listrik yang stabil tentu menjadi salah satu hal yang diidam-idamkan pelaku UKM. Mereka ingin bisnis tetap berjalan tanpa halangan apa... selengkapnya
Dalam upaya menjaga lingkungan hidup dan mengatasi masalah banjir yang seringkali menghantui, lubang biopori menjadi pilihan tepat dan ramah lingkungan.... selengkapnya
Banyak botol plastik bekas baik tipis maupun tebal yang bisa dimanfaatkan sebagai produk fungsional bernilai seni. Mengolahnya menjadi produk berseni... selengkapnya
Tanaman hias menjadi suatu yang menyenangkan jika dipandang. Di mana pun tempatnya, jika terdapat banyak tanaman akan terlihat lebih menarik... selengkapnya
Kambing merupakan hewan yang memakan segala jenis tumbuhan. Dengan segala nutrisinya, rumput dan dedaunan dari semak mengisi pencernaan hewan berkaki... selengkapnya
Anda ingin memaksimalkan dan tidak membuang waktu saat mencacah plastik? Mesin pencacah plastik dari Madanitec merupakan produk pengolah sampah yang... selengkapnya
Industri daur ulang plastik mengalami kenaikan 20% pada 2024 karena harga minyak bumi naik pada saat itu, sementara biaya produksi... selengkapnya
Apa perbedaan pencacah daun kapasitas kecil dan besar? Banyak orang yang mengolah daun untuk dijadikan kompos, tetapi masih bingung dengan... selengkapnya
Mesin Pencampur Bumbu adalah mesin untuk bumbu kering dengan produk makanan yang sudah jadi seperti makanan ringan atau keripik. alat… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAEM4 adalah larutan organik yang dapat menyuburkan tanaman. Dalam dunia pertanian, pupuk organik cair tersebut kerap dipakai karena mengandung jamur… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin untuk memotong buah dan sayur dengan otomatis Spesifikasi : Dimensi keseluruhan ± panjang:27cm, lebar:57cm, tinggi: 46cm, Berat ±35 kg,… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin pemotong kerupuk ini memudahkan anda dalam memotong adonan krupuk bentuk lontongan secara cepat dan otomatis. Dengan kapasitas 100-200 kg/jam…. selengkapnya
*Harga Hubungi via WABiopori ini merupakan alat pelubang tanah untuk berbagai fungsi sebagi lubang kompos, resapan air hujan atau yang lain. Berikut beberapa… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAKeranda mayat atau kurung batang biasanya digunakan orang sebagai sarana transportasi orang yang meninggal dunia agar mudah dibawa ke mana-mana… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMadanitec kami Siap melayani pemasangan filter air sesuai kebutuhan anda, yang tentunya setiap air mempunya masalah yang beragam, namun apapun… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin Pencacah Jerami CPR300 Mesin pencacah rumput, daun dan jerami ini digunakan untuk mengecilkan ukuran bahan organik seperti daun-daunan, limbah… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin perontok dan pemipil jagung memiliki kapasitas yang leluasa sehingga memungkinkan Anda untuk dapat memproduksi jagung dalam jumlah yang besar… selengkapnya
Rp 9.500.000Mesin Irat Bambu biasaya digunakan oleh para pengusaha kerajinan bambu, seperti kerajinan besek, kerajinan anyaman bambu, kerajinan sangkar burung dll…. selengkapnya
*Harga Hubungi via WA
Saat ini belum tersedia komentar.