Mau Awet? Inilah Tips Perawatan Mesin Press Kaleng
Tahukah Anda, mesin press kaleng terdiri atas 2 macam, yaitu manual dan hidrolik. Keduanya mempunyai desain yang berbeda.
Selain desain, perawatan mesin press kaleng manual dan hidrolik juga memiliki perbedaan. Semua perlu Anda ketahui supaya bisa mencegah dari kerugian yang besar.
Lantas, kerugian seperti apa? Ya, misalnya, finansial dan lingkungan. Nah, dengan mengetahui dan memahami cara merawat alat press kaleng daur ulang, mesin bisa awet dan Anda tercegah dari dampak negatifnya.
Perawatan Mesin Press Kaleng Manual

Sumber: Prostooleh/Freepik
1. Melumas Komponen secara Rutin
Tips pertama untuk mesin press kaleng manual, perhatikan komponen-komponen (engsel tuas, bantalan poros, dan ulir penekan). Oles komponen setiap 50 kali penggunaan atau sepekan satu kali, minimal.
Bukan tanpa alasan, pelumasan bertujuan untuk menjaga kinerja press manual dan mencegah kerusakan akibat gesekan.
2. Memeriksa Komponen Utama
Mintalah teknisi untuk mengecek bagian-bagian penting, yakni pegas, baut serta ulir, dan tuas. Ketiganya termasuk bagian kritis karena bisa tidak bekerja atau membahayakan operator.
Untuk pegas, cobalah periksa ukurannya. Apabila panjangnya mengalami penyusutan dari ukuran awal, itu bisa menjadi tanda akan elastisitas yang berkurang. Artinya, perlu diganti.
Sesudah itu, cek kekuatan baut. Kalau sekiranya mengendur, kencangkan dengan kunci torsi. Terakhir, periksa bagian tuasnya. Anda tekan tuas itu. Bila melengkung atau tidak kembali ke posisi awal, berarti ada masalah.
3. Cek Kebersihan
Lihatlah kebersihan mesin press Anda, terutama setelah pemakaian supaya tidak rusak dengan cepat.
Pertama, sikat atau bersihkan bagian dalam. Sebab, serpihan kaleng bisa saja masih menumpuk di bagian tersebut.
Kemudian, gunakan lap basah untuk membersihkan permukaan mesin. Tujuannya adalah mengangkat sisa-sisa kotoran. Oh, iya, pastikan lap tidak terlalu banyak air supaya mesin tidak mudah karatan.
Baca Juga: Jangan Bingung! Inilah Perbandingan Mesin Press Kaleng Manual dan Hidrolik
Tips Perawatan Mesin Press Kaleng Hidrolik
Ada beberapa bagian dari mesin press kaleng hidrolik yang harus Anda rawat secara rutin supaya awet dan berjalan dengan baik. Berikut penjelasannya.
1. Pemeliharaan Sistem
Cara perawatan mesin press kaleng yang satu ini berbeda. Ini untuk mesin hidrolik, yang mana bagian oli, filter oli, dan silinder hidrolik perlu ditinjau secara rutin.
Sebaiknya, gantilah oli setelah mesin terpakai, waktunya bisa menyesuaikan jadwal servis dari pabriknya. Jangan sampai oli kotor. Kalau itu terjadi, tekanan hidrolik dapat melemah dan mesin cepat rusak.
Setelah itu, cek bagian filtrasinya. Bersihkan satu bulan sekali. Jika tekanan melemah atau aliran oli terasa tidak lancar, penyaringnya harus Anda ganti.
Setiap hari, periksa juga kondisi selang dan silinder hidrolik. Kalau terlihat ada tetesan oli, jangan dibiarkan. Boleh jadi, itu tanda kebocoran.
Apabila tetesan terlihat, segera hentikan penggunaan dan cari inti masalahnya sebelum kerusakan bertambah.
2. Rawat Penggerak Diesel
Ganti oli mesin, bisa 100 hingga 150 jam penggunaan. Bisa juga menggantinya sesuai rekomendasi produsen. Hindari cairan oli yang sama, jangan memakainya lagi. Sebab, bisa membuat mesin cepat panas.
Setelah itu, Anda perlu memeriksa penyaring udaranya. Setelahnya, cek kondisi bahan bakar. Pastikan bensin bersih dan tidak tercampur air.
Kalau tidak mau merusak injektor, pakailah saringan. Terakhir, beberapa menit sebelum Anda menggunakannya, panaskan terlebih dulu. Pemanasan membantu melumasi komponen mesin.
3. Pengecekan Seal dan Batang Silinder
Batang silinder wajib ditinjau secara bertahap. Kalau tidak bisa sering, minimal satu kali dalam satu minggu. Gosok dengan amplas halus agar tidak merusak seal apabila tampak lecet.
Jangan biarkan ada goresan sekecil apa pun karena membiarkannya mampu melemahkan tekanan hidrolik dan oli bocor.
Baca Juga: Mesin Press Manual untuk Kardus, Botol, dan Kertas
4. Jalani Kalibrasi Berkala
Mau mesin tahan lama dan bekerja secara akurat? Jalankan pengujian tekanan menggunakan pressure gauge secara berkelanjutan.
Cocokkan hasilnya dengan angka referensi dari buku manual. Jangan lupa, penyetelan ulang pun perlu Anda lakukan.
Waktunya tiap 3 bulan. Kalibrasi ini untuk memastikan mesin berhenti ketika tekanan sudah maksimal.
Dalam pemeliharaan mesin press, yang terpenting adalah kemauan dan konsistensi. Jika terlaksana secara teratur, efek positif yang mesin dapatkan pun besar.
Itulah pembahasan mengenai perawatan mesin press kaleng. Mengolah kaleng atau sampah anorganik lainnya merupakan solusi cerdas untuk membuka kesempatan usaha dan mengurangi volume limbah.
Apabila Anda berminat dengan mesin press kaleng kami, hubungi di 081215778768 untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan produk.
HubungiTags: mesin press, mesin press hidrolik
Mau Awet? Inilah Tips Perawatan Mesin Press Kaleng
Briket Arang Batok Kelapa – Indonesia merupakan salah satu negara dengan produksi kelapa terbesar di dunia. Hampir setiap daerah di... selengkapnya
Pemilahan sampah atau penyortiran sering kita lihat di tempat pengolahan sampah (TPS), yang memang di sana kerap memakai mesin-mesin canggih.... selengkapnya
Mesin Press Hidrolik untuk Kardus adalah mesin yang menghasilkan tekanan tinggi yang berfungsi untuk memampatkan sebuah benda. Mesin ini biasanya... selengkapnya
Mesin pencacah sampah plastik adalah alat penting dalam proses pengelolaan limbah plastik, membantu mengubah plastik bekas menjadi ukuran yang lebih... selengkapnya
Anda ingin tahu harga karoseri dump truck? Karoseri dump truck menjadi alat yang sangat penting untuk perusahaan di banyak industri.... selengkapnya
Anda ingin memaksimalkan dan tidak membuang waktu saat mencacah plastik? Mesin pencacah plastik dari Madanitec merupakan produk pengolah sampah yang... selengkapnya
Sampah organik merupakan jenis yang paling banyak jumlahnya di Indonesia. Sementara itu, mesin pencacah sampah dapat diandalkan sebagai alat untuk... selengkapnya
Peternakan sapi di Indonesia menjadi subsektor penting dalam ekosistem pertanian yang berkontribusi besar. Di Indonesia, ada berbagai jenis sapi lokal... selengkapnya
Banyak sampah yang tercecer di mana-mana, bukan di tempat yang seharusnya, seperti TPS atau TPA. Masalahnya, sampah organik dan anorganik... selengkapnya
Mesin Bor Tanah ini adalah mesin yang bisa digunakan untuk menggali lubang untuk keperluan beraneka ragam, seperti menanam tanaman, membuat… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAAlat Es Putar Manual Alat Es Putar Manual praktis dengan pengaduk adonan. Alat es puter ini digunakan untuk membuat es… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMixer pengaduk bahan dan serbuk berfungsi untuk anda yang membutuhkan pengaduk dalam sekala besar untuk menaikan produksi anda. Mixer ini… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAGrill Gutter merupakan penutup saluran air yang berfungsi sebagai tangkapan aliran air menuju ke saluran utama. Grill gutter atau penutup… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin kompres plastik adalah peralatan yang digunakan untuk mengkompres atau mengurutkan bahan plastik menjadi bentuk yang lebih padat, umumnya dalam… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin untuk memotong buah dan sayur dengan otomatis Spesifikasi : Dimensi keseluruhan ± panjang:27cm, lebar:57cm, tinggi: 46cm, Berat ±35 kg,… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin Pengupas Sabut Kelapa digunakan untuk mengupas antara sabut kelapa dengan batoknya dengan waktu yang relatif cepat. Mesin ini lebih… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAPermasalahan air sumur di Indonesia tidak hanya soal pencemaran limbah. Masalah ini juga bisa muncul terkait teknis saat pengeboran, kondisi… selengkapnya
*Harga Hubungi via WA6%
Losida kaktus berfungsi agar sampah anorganik rumahan seperti sisa makanan, tak hanya itu alat ini juga dapat digunakan untuk mengelola… selengkapnya
Rp 480.000 Rp 510.000Conveyor adalah mesin umpan yang dapat digunakan untuk membawa material dalam bentuk apapun sehingga dapat dipilah secara otomatis. Seperti halnya… selengkapnya
*Harga Hubungi via WA
Saat ini belum tersedia komentar.