Fermentasi Kohe Kambing: Manfaat, Cara, dan Tanda Kematangannya
Fermentasi kohe kambing adalah menguraikan kotoran hewan tersebut menggunakan bakteri baik supaya bisa diolah menjadi pupuk yang berkualitas.
Kualitas pupuk yang dihasilkan dari kohe kambing sendiri bisa dilihat dari tekstur saat disentuh dan warnanya. Mengolah kohe kambing jadi penyubur lebih baik daripada menumpuk di kandang saja, bukan?
Yuk, pelajari cara fermentasi kohe kambing yang tepat agar tumbuhan Anda subur dan lebih sehat! Berikut pembahasannya untuk Anda sekalian.
Manfaat Fermentasi Kohe Kambing

Ilustrasi manfaat fermentasi kohe (Sumber: merlijn72/Pixabay)
Kohe kambing yang difermentasi mempunyai banyak manfaat, selain yang penulis sebut di atas tadi. Berikut manfaat-manfaatnya.
- Menyuburkan tanaman: Dalam konteks sebagai media tanam, kotoran hewan kambing yang sudah melalui proses penguraian akan membuat tanah lebih gembur sehingga tanaman tumbuh maksimal.
- Membantu terbentuknya senyawa: Senyawa-senyawa, seperti nitrat dan asam humat bisa lebih cepat muncul dengan adanya fermentasian tersebut.
- Berperan sebagai stimulan: Dibutuhkan untuk melancarkan pertumbuhan tanaman, mulai dari kelahiran akar, perkembangan batang, pelebaran daun, hingga pembuahan.
- Menekan pengeluaran pupuk: Pupuk kimia cenderung berharga tinggi. Oleh karenanya, banyak orang yang menggunakan fermentasi kohe sebagai cara untuk menekan budget.
Baca Juga: Ketahui Harga Mesin Pencacah Kompos Terbaik untuk Sampah dan Jerami
Bagaimana Cara Fermentasi Kohe Kambing?
Mesin tertentu bisa membantu mempercepat proses mengurai kohe kambing. Misalnya, memanfaatkan mesin pencacah sampah skala UMKM untuk menghaluskan kotoran atau merajang jerami yang dicampur dengannya.
Tidak hanya itu saja, umumnya petani menggunakan EM4 sebagai cairan untuk fermentasi. Mikroba di dalamnya bisa membusukkan kohe kambing tanpa memakan lebih banyak waktu serta mengurai aromanya.
Sekarang, kita berlanjut ke cara fermentasi kotoran kambing bila sudah memahami alat pendukung dan fungsinya.
1. Mencampur Berbagai Bahan Penting
Siapkan molase dan EM4 kemudian larutkan keduanya ke dalam air. Supaya tidak over, pakai perbandingan 1 botol kedua cairan ini untuk 10 liter air.
Bila sudah masuk, aduk hingga tercampur secara merata. Nantinya, air yang sudah menyatu dengan dua aspek tadi berperan sebagai aktivator.
Langkah berikutnya, gelar terpal atau pelapis untuk alas kohe kambing. Letakkan kohenya, lalu percikan larutan EM4 ke semua kohe seraya diaduk dengan cangkul.
Anda perlu memastikan kohe kambing sudah menyatu dengan aktivator. Hal ini penting untuk kelancaran fermentasi.
2. Mengatur Kelembapan
Berikutnya, genggam kohe kambing yang sudah tercampur dengan aktivator tadi untuk memastikan teksturnya tidak terlalu kering atau basah.
Kelembapannya terbilang ideal apabila air hanya keluar sedikit. Kalau terlalu kering, Anda boleh menambahkan air sedikit. Bisa juga memasukkan serbuk kayu bila terlalu basah.
3. Fermentasi dan Proses Tunggu
Jika Anda sudah menyelesaikan proses hingga sampai di tahap mengatur kelembapan, sekarang waktunya fermentasi dan menunggu matang.
Cara fermentasi kohe kambing ini dilakukan dengan penutupan alas. Tujuannya menciptakan kondisi yang bernama anaerob. Sekarang, Anda hanya tinggal menunggu selama satu hingga 2 pekan.
Setiap dua hingga tiga hari sekali, Anda perlu mengaduk campuran tersebut agar fermentasi merata dan tidak menimbulkan panas yang berlebihan.
4. Melihat Hasil Pupuk
Fermentasi dan pembuatan pupuk sudah Anda lakukan, sekarang tinggal melihat hasilnya, kira-kira setelah pengendapan selama 2 minggu tadi. Kalau sudah matang, pupuk siap digunakan.
Gunakan pupuk dari kohe kambing dengan bijak. Sesuaikan takaran dengan kebutuhan tanaman agar nutrisi yang masuk tidak berlebihan.
Baca Juga: 5 Jenis Pupuk Organik yang Ramah Lingkungan dan Hemat Kantong
Berbagai Tanda Fermentasi Kohe yang Berhasil
Keberhasilannya bisa Anda lihat dan rasakan dari tanda-tanda berikut ini:
- Warna kohe berubah menjadi kehitaman atau cokelat gelap;
- Tekstur tidak keras saat digenggam;
- Bau tidak enak yang biasa ada pada kohe kambing berubah jadi aroma tanah;
- Suhu dingin atau stabil, bisa juga tidak terlalu panas sewaktu kita pegang;
- Tidak muncul jamur berwarna hijau atau kuning yang berbau busuk; dan
- Menyusutnya volume akibat terurai dan bersatu dengan mikroorganisme serta objek organik lain.
Informasi perihal fermentasi kohe kambing yang mencakup manfaat, cara, dan tanda berhasilnya sudah Anda ketahui. Sekarang, tinggal dilakukan saja praktiknya.
Supaya semakin terbantu, Anda bisa menggunakan mesin dan cairan mikroorganisme dari Madanitec. Proses jadi lebih cepat dan hasil lebih merata. Hubungi 081215778768 untuk informasi produk, harga, dan pemesanan!
HubungiFermentasi Kohe Kambing: Manfaat, Cara, dan Tanda Kematangannya
Anda perlu tahu, tepung jagung mulai banyak dilirik sebagai salah satu pangan alternatif di tengah ketergantungan masyarakat terhadap nasi. Kondisi... selengkapnya
Jembatan timbang, salah satu alat berat yang digunakan untuk berbagai industri ini ternyata sangat berperan besar terhadap efisiensi distribusi dan... selengkapnya
Apa pun bisa menjadi peluang, termasuk bisnis olahan kelapa yang memiliki potensi besar di pasar lokal serta internasional. Buah yang... selengkapnya
Pilah sampah adalah memisah dan mengelompokkan sampah berdasarkan sifat, jenis, dan jumlahnya. Dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti sering melihat tempat... selengkapnya
Dalam hal kebersihan pribadi dan menjaga kesehatan, semuanya berawal dan berakhir di tangan kita. Tidak mencuci tangan adalah salah satu... selengkapnya
2025 Tren FnB: Bisnis Food & Beverage (FnB) merupakan sektor yang terus mengalami pertumbuhan. Diperkirakan pada tahun 2025, industri ini... selengkapnya
Natal dan Tahun Baru menjadi momen yang ditunggu-tunggu pada 2025 ini. Sehangat apa pun momennya, kurang lengkap jika tidak ada... selengkapnya
Minyak goreng sangat penting di banyak rumah tangga dan dapur komersial karena digunakan dalam berbagai metode memasak. Mengatasi pembuangan minyak... selengkapnya
Menjaga dan merawat penghancur es merupakan suatu tantangan tersendiri bagi pemiliknya. Pasalnya, mesin ini termasuk penting jika ditinjau dari segi... selengkapnya
Mesin conveyor pemilah sampah adalah sebuah perangkat mekanis yang digunakan untuk mengotomatisasi proses pemilahan sampah berdasarkan jenis atau karakteristik tertentu.... selengkapnya
Kemiri termasuk biji-bijian yang punya kulit atau cangkang keras sehingga sulit untuk mengupasnya. Maka, menggunakan alat pemecah kemiri adalah pilihan… selengkapnya
*Harga Hubungi via WASteamer Baglog Model Rak ini digunakan untuk sterelisasi media baglog jamur sebelum siap digunakan untuk media penanaman media jamur. Steamer… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAPermasalahan air sumur di Indonesia tidak hanya soal pencemaran limbah. Masalah ini juga bisa muncul terkait teknis saat pengeboran, kondisi… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin press hidrolik kardus adalah teknologi yang memainkan peran penting dalam upaya melawan masalah sampah dan dampak lingkungan yang negatif…. selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMadani Technology Yogyakarta menawarkan produk untuk usaha air isi ulang. Adapun beberapa teknology yang kami terapkan. Dari yang model lama… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin sealer (SF-150LW) merupakan mesin untuk menutup kemasan plastik atau alumunium foil secara otomatis dan mudah. Menggunakan conveyor sehingga anda… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAPencampuran bahan baku dalam produksi adalah hal sangat penting, sehingga kami Madanitec menciptakan alat yang digunakan untuk mencampur dalam kondisi… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAKomposter Cair ini dapat digunakan untuk Komposing pupuk kompos cair yang berasal dari larutan hasil pembusukan bahan-bahan organik yang berasal… selengkapnya
*Harga Hubungi via WABoom Hidrolik Silinder Hydraulic AS Diameter As 50mm Silinder ID 90mm OD 95 mm Stroke /langkah pengepresan 70 cm Baca… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin Bor Tanah ini adalah mesin yang bisa digunakan untuk menggali lubang untuk keperluan beraneka ragam, seperti menanam tanaman, membuat… selengkapnya
*Harga Hubungi via WA
Saat ini belum tersedia komentar.