Beranda » Blog » Sering Dianggap Sama, Inilah Perbedaan Arang dan Briket!

Sering Dianggap Sama, Inilah Perbedaan Arang dan Briket!

Diposting pada 25 April 2026 oleh Yusuf / Dilihat: 9 kali / Kategori:

Banyak orang yang masih menganggap bahwa arang dan briket itu sama. Walau warnanya sama-sama hitam dan dipakai dalam hal yang serupa, fakta membuktikan, keduanya berbeda.

Perbedaan arang dan briket sangat signifikan. Anda perlu mengetahuinya karena keduanya berpengaruh terhadap hasil dari apa yang Anda lakukan. Misalnya, rasa makanan dari pemakaian arang dan briket akan berbeda.

Nah, supaya Anda tidak bingung, yuk, baca lebih lanjut mengenai perbedaan-perbedaan antara arang dengan briket! Inilah pembahasan kali ini.

Apa Saja Perbedaan Arang dan Briket?

Bubuk Briket

(Sumber: Freepik)

1. Bentuk

Berbicara mengenai perbedaan, ada satu hal yang memang sangat mudah dikenali dari arang dan briket, yaitu bentuk.
Bentuk arang biasanya tidak rapi, memiliki serpihan atau potongan dengan ukuran berbeda. Sebab, tercipta langsung dari hasil pembakaran kayu dan tempurung kelapa.

Sementara briket diolah dan dicetak dahulu menjadi kotak atau silinder sehingga bentuknya lebih rapi dan seragam. Kekonsistenan tersebut membuat proses menyimpan briket menjadi mudah.

Kalau butuh briket dalam jumlah banyak untuk bakar-bakar, tinggal diambil dan pakai! Tidak hanya penyimpanan, benda ini juga gampang dikemas dan digunakan.

2. Bahan Pembuatan

Perbedaan arang dan briket yang berikutnya adalah bahan yang dipakai dalam pembuatan. Pertama, arang. Arang terbuat dari kayu, tempurung kelapa, atau bambu.

Mudah dibuat, cukup dibakar saja. Sementara itu, ada briket yang terbuat dari bahan olahan: serbuk arang, serbuk kayu, atau limbah biomassa.

Dalam skala produksi, proses ini umumnya melibatkan berbagai alat dan mesin pembuat briket, seperti mesin pencacah bahan, mesin pengaduk adonan, hingga mesin press briket.

3. Pemakaian Bahan

Bicara perihal pemakaian, biasanya arang dipakai langsung untuk masak, misalnya. Setelah menghitam, arang pun langsung dipakai sebagai bahan bakar tanpa pengolahan lanjutan.

Sederhana dan sangat cocok untuk kebutuhan rumah tangga, seperti yang sudah penulis sebutkan sebelumnya (memasak).

Berbeda dengan arang, briket terdiri atas bahan baku yang lebih banyak. Bahan-bahan sisa ini dipakai dan diubah untuk bahan bakar alternatif. Lebih bernilai guna dan efisien.

Baca Juga: Manfaatkan Limbah! Yuk, Bikin Briket Arang Kayu, Begini Caranya

4. Kepraktisan

Jika dilihat dari segi kepraktisan, briket umumnya lebih mudah digunakan karena memiliki ukuran dan bentuk yang seragam.
Hal ini membuat briket lebih mudah disusun di dalam tungku atau alat pembakaran, serta lebih mudah disimpan dalam kemasan tanpa memakan banyak ruang.

Selain itu, briket biasanya menghasilkan abu yang lebih sedikit dan tidak mudah berantakan, sehingga proses pembersihan setelah pemakaian menjadi lebih cepat.

Sementara itu, arang sering kali menghasilkan serpihan dan debu yang lebih banyak, terutama jika disimpan dalam waktu lama.
Bentuknya yang tidak beraturan juga membuat arang kadang perlu disusun ulang agar pembakaran dapat berlangsung dengan baik.

5. Nilai Ekonomis

Dari sisi nilai ekonomis, briket memiliki potensi nilai jual yang lebih tinggi karena dapat diproduksi secara massal dan dipasarkan sebagai produk komersial.

Briket banyak digunakan oleh pelaku usaha kuliner, industri makanan, hingga kebutuhan ekspor, sehingga peluang pasarnya cukup luas.
Selain itu, bahan baku briket yang berasal dari limbah juga membuat biaya produksi bisa lebih efisien dan memberikan keuntungan tambahan bagi produsen.

Sementara itu, arang biasanya lebih sering digunakan untuk pemakaian pribadi atau kebutuhan rumah tangga sehari-hari, seperti memasak atau membakar makanan.

Oleh karena itu, arang umumnya tidak terlalu difokuskan sebagai produk dengan nilai jual tinggi, melainkan sebagai bahan bakar untuk penggunaan langsung.

Baca Juga: Potensi Bisnis Briket Arang Batok Kelapa, Bisa Cuan Besar

6. Waktu Pembakaran

Perbedaan arang dan briket juga dapat dilihat dari waktu pembakaran. Waktu dibakar biasanya lama (briket), tetapi stabil. Sebab, terbuat dari bahan yang dipadatkan dengan tekanan tinggi. Struktur lebih rapat.

Briket cocok dipakai untuk memasak dalam waktu lama atau membakar sesuatu yang membutuhkan tingkat kepanasan yang stabil.
Selain itu, briket juga cenderung menghasilkan panas yang lebih merata selama proses pembakaran berlangsung.

Sebaliknya, arang memang lebih cepat menyala. Namun, cepat habis juga. Pengguna perlu menambahkan bahan bakar lebih sering agar api tetap menyala.

Sekarang bagaimana? Sudah tahu perbedaan arang dan briket, kan? Jadi, tidak bingung lagi, ya! Kalau Anda tertarik membuat briket untuk pribadi ataupun usaha, konsultasikan kepada kami.

Madanitec sebagai produsen mesin pengolahan limbah yang sudah berpengalaman sejak 2009 siap membantu! Yuk, hubungi kami melalui 081215778768. Dapatkan penawaran menarik.

Hubungi WA: 0851 7982 0490 untuk informasi dan pemesanan produk via Whatsapp. Dapatkan penawaran terbaik dari kami saat ini juga!.

Tags: , ,

Bagikan ke

Sering Dianggap Sama, Inilah Perbedaan Arang dan Briket!

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Sering Dianggap Sama, Inilah Perbedaan Arang dan Briket!

Social Media & Marketplace
Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Pemesanan 2
● online
Pemesanan 2
● online
Halo, perkenalkan saya Pemesanan 2
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: