Cara Budidaya Jamur Tiram Pasti Berhasil
Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) adalah salah satu jenis jamur yang sangat digemari dalam dunia kuliner karena rasanya yang lezat dan teksturnya yang kenyal.
Budidaya jamur tiram juga menawarkan peluang usaha yang menjanjikan bagi para petani dan individu yang tertarik dalam dunia pertanian.
Dengan mematuhi tata cara dan memenuhi syarat-syarat tertentu, Anda bisa berhasil menanam dan memperoleh hasil yang memuaskan. Artikel ini akan memberikan panduan lengkap mengenai cara budidaya jamur tiram.
Pemilihan Bibit Jamur yang Berkualitas

Sumber: umsu.ac.id
Kualitas dan Jenis Bibit
Pemilihan bibit yang berkualitas adalah langkah pertama dan sangat penting dalam budidaya jamur tiram. Bibit yang berkualitas adalah bibit yang sehat, bebas dari kontaminasi, dan berasal dari sumber yang terpercaya.
Ada beberapa jenis bibit jamur tiram yang bisa dipilih, seperti bibit F0, F1, dan F2. Bibit F0 adalah bibit murni dari laboratorium.
F1 adalah turunan pertama dari F0, dan F2 adalah turunan dari F1. Bibit F0 biasanya lebih mahal tetapi memberikan hasil yang lebih baik.
Penyimpanan Bibit
Bibit jamur tiram harus disimpan dalam kondisi yang baik sebelum digunakan. Simpan bibit di tempat yang sejuk dan gelap dengan suhu sekitar 4-10°C. Pastikan wadah penyimpanan tertutup rapat untuk menghindari kontaminasi.
Baca Juga: Mesin Pengisi Baglog dan Peran Pentingnya dalam Budidaya Jamur
Persiapan Media Tanam yang Tepat
Komposisi Media Tanam
Jamur tiram tumbuh dengan baik pada media tanam yang terbuat dari campuran serbuk gergaji kayu, sekam padi, dan kapur.
Perbandingan yang umum digunakan adalah 80% serbuk gergaji, 15% sekam padi, dan 5% kapur. Pastikan semua bahan bebas dari kontaminasi dan siap digunakan.
Sterilisasi Media Tanam
Sterilisasi media tanam adalah langkah krusial untuk menghindari pertumbuhan mikroorganisme yang tidak diinginkan. Proses sterilisasi dapat dilakukan dengan beberapa metode, seperti:
- Sterilisasi uap: Gunakan drum besar yang dipanaskan untuk menghasilkan uap. Tempatkan media tanam di dalam drum dan panaskan hingga 100°C selama 8-10 jam.
- Autoklaf: Untuk skala lebih kecil, autoklaf dapat digunakan dengan suhu 121°C dan tekanan 1 atm selama 1-2 jam.
- Pemanasan oven: Letakkan media tanam di oven pada suhu 100-120°C selama 8-10 jam.
Pembuatan Baglog: Media Tanam Khusus Jamur
Langkah-Langkah Pembuatan Baglog
- Campur bahan-bahan: Campurkan serbuk gergaji kayu, sekam padi, dan kapur dengan perbandingan tertentu.
- Sterilisasi: Panaskan campuran bahan untuk membunuh bakteri dan jamur lain yang tidak diinginkan.
- Packing Media: Penuhi plastik atau karung dengan campuran tersebut hingga membentuk briket atau “baglog”.
Baca Juga: Mesin Pengisi Baglog
Inokulasi Bibit Jamur: Langkah Penting dalam Budidaya

budidaya jamur tiram
Proses Inokulasi
- Persiapkan tempat inokulasi: Lakukan inokulasi di ruang steril atau di dalam lemari desinfeksi.
- Inokulasi baglog: Tanam bibit jamur pada baglog dengan cara menyuntikkan spora atau menggunakan bibit yang telah disiapkan.
- Tutup Lubang: Setelah inokulasi, tutup lubang di baglog dengan bahan yang mudah ditembus oleh jamur.
Baca Juga: Mesin Press Baglog Jamur
Perawatan dan Pemeliharaan yang Optimal
Kondisi Lingkungan
- Tempat dan suhu: Tempatkan baglog di tempat yang gelap, hangat, dan lembab. Suhu yang ideal untuk pertumbuhan jamur tiram adalah antara 24-28°C.
- Kelembaban: Pastikan kelembaban di sekitar baglog selalu terjaga, idealnya sekitar 70-90%.
- Pencahayaan: Jamur tiram tidak memerlukan banyak cahaya. Cukup gunakan pencahayaan minimal untuk memantau pertumbuhan.
- PH Media Tanam: Tingkat keasaman (pH) optimal untuk media tanam adalah antara 5.5-6.5.
Penyiraman
Siram baglog secara berkala untuk menjaga kelembaban. Gunakan air bersih dan hindari penyiraman yang berlebihan.
Ventilasi
Berikan ventilasi yang cukup untuk mencegah pertumbuhan jamur yang tidak diinginkan. Ventilasi yang baik akan membantu menjaga sirkulasi udara dan mencegah kelembaban berlebih.
Penyakit dan Hama
Jenis Penyakit dan Hama
Beberapa penyakit dan hama yang umum menyerang jamur tiram antara lain:
- Cendawan trichoderma: Menyebabkan warna hijau pada media tanam.
- Bakteri Pseudomonas: Menghasilkan lendir dan bau tidak sedap.
- Serangga: Beberapa jenis serangga seperti lalat dan kutu dapat merusak jamur.
Pencegahan dan Penanganan
- Kebersihan: Pastikan semua peralatan dan area budidaya dalam keadaan bersih dan steril.
- Pemantauan rutin: Periksa baglog secara berkala untuk mendeteksi tanda-tanda penyakit atau hama.
- Pengendalian biologis: Gunakan agen pengendali biologis untuk mengatasi hama dan penyakit tanpa bahan kimia.
Panen Jamur Tiram
Proses Panen
Jamur tiram dapat dipanen setelah muncul tudung (topi jamur). Panenlah jamur dengan cara memotong batangnya menggunakan pisau yang bersih.
Hindari menyentuh jamur dengan tangan agar tidak merusak struktur jamur. Frekuensi panen bisa mencapai beberapa kali dalam satu siklus budidaya.
Penyimpanan Pasca Panen
Simpan jamur tiram yang telah dipanen di tempat yang sejuk dan kering. Gunakan wadah tertutup untuk menjaga kesegaran jamur. Jamur tiram dapat disimpan di lemari pendingin dengan suhu 4-10°C selama beberapa hari.
Aspek Ekonomi dan Pemasaran

Sumber: Wikimedia
Analisis Biaya
Rincian biaya yang diperlukan untuk memulai budidaya jamur tiram meliputi:
- Bibit: Biaya pembelian bibit berkualitas.
- Media tanam: Biaya bahan-bahan seperti serbuk gergaji, sekam padi, dan kapur.
- Peralatan: Biaya peralatan sterilisasi, penyiraman, dan perawatan.
- Tempat: Biaya sewa atau pembangunan tempat budidaya.
Pemasaran
Strategi pemasaran untuk menjual jamur tiram:
- Pasar tradisional: Menjual langsung ke pasar tradisional atau pedagang besar.
- Restoran dan Hotel: Menawarkan jamur tiram ke restoran dan hotel yang membutuhkan bahan segar untuk menu mereka.
- Penjualan Online: Memanfaatkan platform e-commerce untuk menjual jamur tiram secara online.
- Kemitraan: Membentuk kemitraan dengan toko-toko swalayan atau supermarket.
Dengan mengikuti panduan lengkap ini dan memenuhi syarat-syarat budidaya yang telah disebutkan, Anda dapat memulai budidaya jamur tiram secara efektif.
Selalu perhatikan kondisi pertumbuhan jamur dan lakukan perawatan dengan telaten agar hasil panen yang diperoleh berkualitas tinggi. Selamat mencoba dan semoga sukses!
Referensi
HubungiTags: budidaya jamur, jamur tiram
Cara Budidaya Jamur Tiram Pasti Berhasil
Pada 28 Oktober 2018, Presiden Joko Widodo mengumumkan Peraturan Presiden Indonesia No. 97 Tahun 2017 yang menetapkan peta jalan menuju... selengkapnya
Sampah kertas yang dibuang sembarangan sehingga tidak terurus dengan baik dapat mendatangkan kerusakan lingkungan. Maka dari itu, pelajari cara daur... selengkapnya
Gorengan, kudapan yang hampir selalu ada di atas meja makan orang-orang Indonesia. Siapa yang tahan dengan kelezatan makanan tersebut. Namun,... selengkapnya
Singkong adalah sejenis umbi-umbian yang bisa diolah menjadi keripik. Banyak orang yang menyukai camilan tersebut. Terbukti, keripik singkong punya popularitas... selengkapnya
Betapa nikmatnya hidangan jagung. Namun, kebanyakan dari kita masih tidak tahu bahwa bagian darinya, yakni tongkol atau bonggol, bisa dibuat... selengkapnya
Saat ini, semakin banyak orang yang melirik budidaya rumput gajah sebagai peluang usaha yang menguntungkan, terutama bagi orang-orang yang berkeinginan... selengkapnya
Sempat viral pada 2024 lalu, bermacam buah kering, seperti mangga dan stroberi, banyak dicoba karena kepraktisan serta daya simpannya yang... selengkapnya
Sampah adalah masalah global yang semakin mendesak. Dengan meningkatnya konsumsi dan produksi, jumlah limbah yang kita hasilkan setiap hari terus... selengkapnya
Cocopeat, coco fiber, coir fiber, atau coir adalah media tanam alami yang berasal dari sabut kelapa. Sebelumnya, sabut kelapa dianggap... selengkapnya
Semakin hari, harga mesin pencacah kompos banyak dicari oleh para petani dan peternak. Kebutuhan akan alat tersebut yang semakin tinggi... selengkapnya
Madanitec memproduksi mesin cetak batako dan press paving block atau cetak konblok. Diterapkan pada gedung, perkantoran dan rumah baik perkotaan… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin meat mincer ini digunakan untuk mesin giling daging, kacang, ketela dan lain-lain. Untuk memproduksi galantine, rolade, sambel pecel, menghaluskan… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAFungsi mesin ini adalah menutup gelas plastik secara manual. Mesin cup sealer manual ini sangat cocok untuk usaha minuman dalam… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMixer plastik dan pasir atau sering disebut Mesin pengaduk plastik ini digunakan untuk melakukan pengolahan limbah plastik yang dibuat menjadi… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAAlat cetak cilok, bakso dan kue manual adalah mesin cetak manual yang membantu mencetak cilok/bakso tanpa perlu ribet dan capek…. selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin pengaduk susu adalah perangkat atau mesin yang digunakan untuk mencampur susu dengan bahan lainnya, seperti cokelat bubuk, sirup, atau… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin cetak alumunium dapat digunakan untuk memproses lempengan aluminium menjadi cetakan kue, dll. Spesifikasi sebagai berikut : Dimensi PxLxt =… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin Pencampur Bubuk kopi dan gula. mesin mixer crimer atau mesin pengaduk yang sangat efektif mencampurkan beberapa bubuk atau susu secara cepat… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin peniris spinner minyak 27 liter, menghilangkan kandungan minyak pada makanan gorengan atau produk lainnya (kerupuk, keripik, tempurah, kacang-kacangan, kue… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin pencacah sampah organik kapasitas besar model CH 1500 ini adalah perangkat otomatis untuk para petani dan juga peternak yang… selengkapnya
*Harga Hubungi via WA
Saat ini belum tersedia komentar.