Atasi Ikan Hama, Begini Cara Membuat Pupuk Cair dari Sapu-Sapu
Akhir-akhir ini, ikan sapu-sapu sedang jadi pembahasan hangat karena populasinya yang terus bertambah dan mendominasi Sungai Ciliwung. Apakah Anda tahu? Ikan air tawar dari Amerika Selatan ini dikategorikan sebagai hama.
Sebab, punya kemampuan reproduksi yang cepat dan menguasai habitat lokal. Nah, Anda memelihara ikan sapu-sapu atau menangkapnya? Daripada bingung, coba olah menjadi pupuk cair.
Pertanyaannya, bagaimana cara membuat pupuk cair dari ikan sapu-sapu? Tidak perlu bingung karena penulis akan membahasnya untuk Anda. Semoga informasi ini bermanfaat. Berikut pembahasannya.
Cara Membuat Pupuk Cair dari Ikan Sapu-Sapu

Pupuk cair yang berhasil dibuat. (Sumber: Bangipul/TikTok)
Kalau mau membuat pupuk dari ikan sapu-sapu, Anda perlu menyiapkan bahan/alat berupa ikan sapu-sapu, EM4, dan molase.
Karena banyak jenisnya, gunakan EM4 yang berbotol kuning (pertanian). Kalau sudah semua, langsung saja kita ke tipsnya.
1. Cacah dan Bersihkan Ikan
Cara membuat pupuk cair yang pertama adalah membersihkan ikan sapu-sapu. Ingat, ikan sapu-sapu senang menghisap zat-zat beracun dan apa saja yang ada di sungai. Makanya, pembersihan ini penting.
Setelah dibersihkan, lakukan pencacahan. Cacah menjadi bagian-bagian kecil menggunakan mesin pencacah supaya lebih cepat.
Ketahui juga bahwa semakin kecil potongan ikan, semakin mudah mikroorganisme menguraikan bahan organik di dalamnya.
Kalau bisa, gunakan sapu-sapu yang masih segar, bukan bangkai, supaya kualitas pupuk cair yang dihasilkan tetap bagus.
2. Campurkan Semua Bahan
Masukkan ikan sapu-sapu yang sudah dicacah ke dalam ember atau wadah fermentasi, misalnya sebanyak satu kilogram.
Tambahkan sekitar 1 liter air bersih. Air dapat membantu menguraikan bahan-bahan. Selanjutnya, tuangkan larutan EM4 pertanian sebanyak kurang lebih 10–20 ml dan molase sekitar 2–3 sendok.
Kalau tidak pakai molase, Anda bisa ganti dengan gula merah. Setelahnya, aduk semua bahan hingga merata. Pastikan ember tidak terisi penuh agar masih ada ruang untuk proses fermentasi.
3. Simpan di Tempat yang Teduh
Cara membuat pupuk cair berikutnya ialah menyimpan bahan dalam ember selama beberapa minggu. Hindari tempat yang terkena sinar matahari langsung.
Selain itu, tempatkan di lokasi yang memiliki sirkulasi udara yang baik. Proses fermentasi biasanya berlangsung kurang lebih 2 minggu.
Selama masa fermentasi, jangan lupa melihat pupuk cair setiap 2 hari sekali untuk membuang gas yang tercipta.
Setelah 2 minggu dan matang, pupuk cair dapat langsung digunakan untuk menyuburkan sayuran, buah, dan masih banyak lagi.
Baca Juga: Jual Mesin Pembuat Pupuk Berkualitas: Keunggulan dan Tempat Membelinya
Tanda-Tanda Pupuk Cair dari Sapu-Sapu Berhasil
Cara membuat pupuk cair dari ikan yang menghuni air tawar tak hanya berhenti pada saat fermentasinya saja. Kita juga perlu memastikan hasil akhirnya benar-benar matang dan layak dipakai.
Pupuk yang berhasil dibuat kerap memiliki ciri-ciri khusus yang mudah dikenali. Jadi, inilah tanda-tanda yang muncul apabila proses fermentasi berhasil.
1. Tidak Beraroma Tak Sedap
Tanda pertama yang bisa dirasakan adalah aroma dari daging ikan sapu-sapu dan airnya tidak busuk. Digambarkan sebagai aroma yang sedikit asam, bukan seperti bangkai.
Kalau baunya tidak enak, kemungkinan besar proses fermentasi tidak berjalan mulus. Penyebabnya bisa dari bahan atau ember yang tertutup kurang rapat selama fermentasi berlangsung.
2. Daging Ikan Sedikit Empuk
Keberhasilan kedua terletak pada daging ikan yang bertekstur lunak. Proses urai ini penting karena membantu melepaskan unsur hara.
Proses fermentasi terbilang kurang berhasil kalau tekstur daging masih keras seperti semula setelah masa fermentasi.
3. Air Berwarna Kuning
Air fermentasi yang berubah menjadi kuning kecokelatan termasuk tanda dari nutrisi ikan yang larut. Warna tersebut menunjukkan adanya hasil penguraian protein dan bahan organik lainnya.
Warna cairan yang rata kerap menandakan proses fermentasi berjalan dengan sukses. Namun, ada yang perlu diperhatikan.
Apabila air tetap jernih seperti awal atau justru berwarna hitam pekat, hal itu dapat menjadi ciri adanya ketidaksuksesan dari proses fermentasi.
Baca Juga: EM4 untuk Pertanian, Kenali Fungsi, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya
4. Berbuih dan Tidak Berbelatung
Buih yang muncul pada pupuk cair tergolong sebagai tanda dari aktivitas mikroba yang masih berlangsung selama proses pembuatan pupuk.
Selain itu, tidak ada belatung di dalam wadah. Kehadiran hewan tersebut kerap menjadi tanda pembusukan. Maka dari itu, menjaga kebersihan bahan dan menutup wadah rapat-rapat sangat penting selama pembuatan.
Sekarang, Anda sudah tahu cara membuat pupuk cair dengan ikan sapu-sapu, kan? Coba dipraktikkan di rumah. Ngomong-ngomong, panduan di atas hanyalah panduan awal.
Jadi, Anda bisa menyesuaikan sendiri jumlah bahan yang akan dipakai. Harapan penulis, semoga bisa menjadi wawasan baru.
Kalau membutuhkan pendukung-pendukung, seperti EM4 dan mesin pencacah, Anda bisa bertanya kepada Madanitec melalui 081215778768.
Yuk, sadari bahwa lingkungan, terutama sungai tidak boleh tercemar. Mengolah ikan sapu-sapu menjadi pupuk cair berarti mengurangi populasi sekaligus memanfaatkan hewan tersebut dengan bijak.
HubungiTags: pupuk cair, wirausaha
Atasi Ikan Hama, Begini Cara Membuat Pupuk Cair dari Sapu-Sapu
Es krim telah lama dikenal sebagai makanan musim panas yang selalu dinantikan karena mampu menghadirkan sensasi dingin yang menyegarkan di... selengkapnya
Anda sudah tahu belum bahwa sampah organik (sayur dan daun kering) bisa jadi energi yang ketersediaannya berkelanjutan? Itu namanya biogas.... selengkapnya
Yuk, kenalan dengan berbagai jenis kardus sebelum mengemas, mendistribusi, atau bahkan melakukan daur ulang terhadap limbah tersebut. Pengenalan dan pemahaman... selengkapnya
Betapa nikmatnya hidangan jagung. Namun, kebanyakan dari kita masih tidak tahu bahwa bagian darinya, yakni tongkol atau bonggol, bisa dibuat... selengkapnya
Halo, sahabat Madanitec! Kalian pernah dengar tentang briket arang batok kelapa? Benda kecil hitam dan mudah terbakar ini ternyata punya... selengkapnya
Banjir adalah salah satu masalah lingkungan yang sering melanda berbagai wilayah di Indonesia, terutama saat musim hujan tiba. Salah satu... selengkapnya
Di mata para petani, pupuk organik menjadi kebutuhan, benar begitu, bukan? Selain ramah lingkungan, jika dibuat sendiri pun bisa dan... selengkapnya
Dalam dunia industri, efisiensi adalah kunci utama. Salah satu langkah penting untuk meningkatkan efisiensi adalah dengan menggunakan peralatan yang tepat... selengkapnya
Dalam upaya menjaga lingkungan hidup dan mengatasi masalah banjir yang seringkali menghantui, lubang biopori menjadi pilihan tepat dan ramah lingkungan.... selengkapnya
Semakin hari, semakin banyak orang yang “berani” menjajakan es krim, mulai dari tradisional sampai versi modern yang menggunakan cone sebagai... selengkapnya
Mesin Parut Serbaguna untuk parut kelapa, umbi-umbian, bawang, singkong, dll. Spesifikasi mesin parut kelapa: Bahan: Stainless Steel Daya Listrik: 125… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin Penghancur Tanah berfungsi menghancurkan menghancurkan tanah sehingga menjadi halus, dan digunakan sebagai bahan kerajinan atau batu bata, mesin penghancur… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin untuk memotong buah dan sayur dengan otomatis Spesifikasi : Dimensi keseluruhan ± panjang:27cm, lebar:57cm, tinggi: 46cm, Berat ±35 kg,… selengkapnya
*Harga Hubungi via WATutup lubang biopori aluminium adalah opsi yang tahan lama dan efektif untuk menjaga kebersihan dan keamanan lubang biopori. Dibuat dari… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin Pencabik Daging Abon merupakan salah satu alat yang digunakan dalam proses pembuatan abon. Mesin Pencabik berfungsi untuk mencacah (suwir)… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin Pencacah Jerami CPR300 Mesin pencacah rumput, daun dan jerami ini digunakan untuk mengecilkan ukuran bahan organik seperti daun-daunan, limbah… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin Peras Santan Industri Kecil ini dapat memeras parutan kelapa menjadi santan hanya dengan memasukkan kelapa tua kedalam corong mesin… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin Pengayak Tanah dan Pasir Atau Vibrator Screen Ini Berfungsi Untuk Menyaring Dan Mengayak Berbagai Bahan Dengan Sistem Getar Sehingga… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin Peras Santan Industri Kecil ini dapat memeras parutan kelapa menjadi santan hanya dengan memasukkan kelapa tua kedalam corong mesin… selengkapnya
*Harga Hubungi via WAMesin Peras Santan Mesin santan merupakan seperangkat mesin yang secara otomatis dapat membantu mempercepat proses peras santan dengan hasil maksimal…. selengkapnya
*Harga Hubungi via WA
Saat ini belum tersedia komentar.