Beranda » Blog » Atasi Ikan Hama, Begini Cara Membuat Pupuk Cair dari Sapu-Sapu

Atasi Ikan Hama, Begini Cara Membuat Pupuk Cair dari Sapu-Sapu

Diposting pada 20 April 2026 oleh Yusuf / Dilihat: 12 kali / Kategori:

Akhir-akhir ini, ikan sapu-sapu sedang jadi pembahasan hangat karena populasinya yang terus bertambah dan mendominasi Sungai Ciliwung. Apakah Anda tahu? Ikan air tawar dari Amerika Selatan ini dikategorikan sebagai hama.

Sebab, punya kemampuan reproduksi yang cepat dan menguasai habitat lokal. Nah, Anda memelihara ikan sapu-sapu atau menangkapnya? Daripada bingung, coba olah menjadi pupuk cair.

Pertanyaannya, bagaimana cara membuat pupuk cair dari ikan sapu-sapu? Tidak perlu bingung karena penulis akan membahasnya untuk Anda. Semoga informasi ini bermanfaat. Berikut pembahasannya.

Cara Membuat Pupuk Cair dari Ikan Sapu-Sapu

Pupuk Cair dari Ikan Sapu-Sapu

Pupuk cair yang berhasil dibuat. (Sumber: Bangipul/TikTok)

Kalau mau membuat pupuk dari ikan sapu-sapu, Anda perlu menyiapkan bahan/alat berupa ikan sapu-sapu, EM4, dan molase.

Karena banyak jenisnya, gunakan EM4 yang berbotol kuning (pertanian). Kalau sudah semua, langsung saja kita ke tipsnya.

1. Cacah dan Bersihkan Ikan

Cara membuat pupuk cair yang pertama adalah membersihkan ikan sapu-sapu. Ingat, ikan sapu-sapu senang menghisap zat-zat beracun dan apa saja yang ada di sungai. Makanya, pembersihan ini penting.

Setelah dibersihkan, lakukan pencacahan. Cacah menjadi bagian-bagian kecil menggunakan mesin pencacah supaya lebih cepat.

Ketahui juga bahwa semakin kecil potongan ikan, semakin mudah mikroorganisme menguraikan bahan organik di dalamnya.

Kalau bisa, gunakan sapu-sapu yang masih segar, bukan bangkai, supaya kualitas pupuk cair yang dihasilkan tetap bagus.

2. Campurkan Semua Bahan

Masukkan ikan sapu-sapu yang sudah dicacah ke dalam ember atau wadah fermentasi, misalnya sebanyak satu kilogram.

Tambahkan sekitar 1 liter air bersih. Air dapat membantu menguraikan bahan-bahan. Selanjutnya, tuangkan larutan EM4 pertanian sebanyak kurang lebih 10–20 ml dan molase sekitar 2–3 sendok.

Kalau tidak pakai molase, Anda bisa ganti dengan gula merah. Setelahnya, aduk semua bahan hingga merata. Pastikan ember tidak terisi penuh agar masih ada ruang untuk proses fermentasi.

3. Simpan di Tempat yang Teduh

Cara membuat pupuk cair berikutnya ialah menyimpan bahan dalam ember selama beberapa minggu. Hindari tempat yang terkena sinar matahari langsung.

Selain itu, tempatkan di lokasi yang memiliki sirkulasi udara yang baik. Proses fermentasi biasanya berlangsung kurang lebih 2 minggu.

Selama masa fermentasi, jangan lupa melihat pupuk cair setiap 2 hari sekali untuk membuang gas yang tercipta.

Setelah 2 minggu dan matang, pupuk cair dapat langsung digunakan untuk menyuburkan sayuran, buah, dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Jual Mesin Pembuat Pupuk Berkualitas: Keunggulan dan Tempat Membelinya

Tanda-Tanda Pupuk Cair dari Sapu-Sapu Berhasil

Cara membuat pupuk cair dari ikan yang menghuni air tawar tak hanya berhenti pada saat fermentasinya saja. Kita juga perlu memastikan hasil akhirnya benar-benar matang dan layak dipakai.

Pupuk yang berhasil dibuat kerap memiliki ciri-ciri khusus yang mudah dikenali. Jadi, inilah tanda-tanda yang muncul apabila proses fermentasi berhasil.

1. Tidak Beraroma Tak Sedap

Tanda pertama yang bisa dirasakan adalah aroma dari daging ikan sapu-sapu dan airnya tidak busuk. Digambarkan sebagai aroma yang sedikit asam, bukan seperti bangkai.

Kalau baunya tidak enak, kemungkinan besar proses fermentasi tidak berjalan mulus. Penyebabnya bisa dari bahan atau ember yang tertutup kurang rapat selama fermentasi berlangsung.

2. Daging Ikan Sedikit Empuk

Keberhasilan kedua terletak pada daging ikan yang bertekstur lunak. Proses urai ini penting karena membantu melepaskan unsur hara.

Proses fermentasi terbilang kurang berhasil kalau tekstur daging masih keras seperti semula setelah masa fermentasi.

3. Air Berwarna Kuning

Air fermentasi yang berubah menjadi kuning kecokelatan termasuk tanda dari nutrisi ikan yang larut. Warna tersebut menunjukkan adanya hasil penguraian protein dan bahan organik lainnya.

Warna cairan yang rata kerap menandakan proses fermentasi berjalan dengan sukses. Namun, ada yang perlu diperhatikan.

Apabila air tetap jernih seperti awal atau justru berwarna hitam pekat, hal itu dapat menjadi ciri adanya ketidaksuksesan dari proses fermentasi.

Baca Juga: EM4 untuk Pertanian, Kenali Fungsi, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

4. Berbuih dan Tidak Berbelatung

Buih yang muncul pada pupuk cair tergolong sebagai tanda dari aktivitas mikroba yang masih berlangsung selama proses pembuatan pupuk.

Selain itu, tidak ada belatung di dalam wadah. Kehadiran hewan tersebut kerap menjadi tanda pembusukan. Maka dari itu, menjaga kebersihan bahan dan menutup wadah rapat-rapat sangat penting selama pembuatan.

Sekarang, Anda sudah tahu cara membuat pupuk cair dengan ikan sapu-sapu, kan? Coba dipraktikkan di rumah. Ngomong-ngomong, panduan di atas hanyalah panduan awal.

Jadi, Anda bisa menyesuaikan sendiri jumlah bahan yang akan dipakai. Harapan penulis, semoga bisa menjadi wawasan baru.

Kalau membutuhkan pendukung-pendukung, seperti EM4 dan mesin pencacah, Anda bisa bertanya kepada Madanitec melalui 081215778768.

Yuk, sadari bahwa lingkungan, terutama sungai tidak boleh tercemar. Mengolah ikan sapu-sapu menjadi pupuk cair berarti mengurangi populasi sekaligus memanfaatkan hewan tersebut dengan bijak.

Hubungi WA: 0851 7982 0490 untuk informasi dan pemesanan produk via Whatsapp. Dapatkan penawaran terbaik dari kami saat ini juga!.

Tags: ,

Bagikan ke

Atasi Ikan Hama, Begini Cara Membuat Pupuk Cair dari Sapu-Sapu

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Atasi Ikan Hama, Begini Cara Membuat Pupuk Cair dari Sapu-Sapu

Social Media & Marketplace
Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Pemesanan 2
● online
Pemesanan 2
● online
Halo, perkenalkan saya Pemesanan 2
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: