Beranda » Blog » Biopori: Pengertian, Tujuan, dan 7 manfaatnya bagi Lingkungan

Biopori: Pengertian, Tujuan, dan 7 manfaatnya bagi Lingkungan

Diposting pada 7 November 2026 oleh magang / Dilihat: 12 kali / Kategori: ,

Manfaat biopori sangat terasa untuk lingkungan perumahan yang tanahnya makin tertutup beton: air hujan lebih cepat meresap, genangan berkurang, dan sampah organik berubah menjadi kompos.

Lubang silindris yang dibuat secara vertikal di tanah ini dapat diisi dengan sampah organik guna menarik organisme tanah yang membentuk pori-pori alami. Metodenya sederhana, murah, dan bisa dikerjakan siapa saja dengan alat bor biopori.

Mengenal Biopori dan Asal Usulnya

Secara alami, biopori adalah lubang-lubang kecil di dalam tanah yang terbentuk oleh aktivitas organisme seperti cacing, rayap, dan akar tanaman. Lubang inilah yang membuat tanah subur mampu menyerap air dengan baik.

Di kawasan padat, lubang ini semakin sedikit jumlahnya karena tanah tertutup bangunan dan semen. Karena itu, lubang resapan biopori (LRB) ini dibuat.

Metode ini dicetuskan oleh Dr. Kamir Raziudin Brata, dosen di Fakultas Pertanian IPB. Istilah awalnya adalah mulsa vertikal, lalu diganti menjadi biopori agar lebih mudah diingat. Teknologi ini makin dikenal luas setelah banjir besar di Jakarta pada 2007.

Tujuan Membuat Lubang Resapan

Secara umum, ada beberapa tujuan dalam pembuatannya:

  1. Meningkatkan daya resap air pada tanah, terutama di lahan sempit.
  2. Mengurangi genangan dan risiko banjir di sekitar rumah dan lingkungan.
  3. Mengolah sampah organik rumah tangga menjadi kompos.
  4. Menjaga cadangan air tanah agar tidak mudah habis.
  5. Menyuburkan tanah dan tanaman di sekitar lubang.

Manfaat Biopori bagi Lingkungan dan Rumah Tangga

1. Memperluas Bidang Resapan

Lubang vertikal menambah luas dinding tanah yang bisa menyerap air. Sebagai gambaran, kajian ESDM dan IPB menyebut lubang berdiameter 10 cm dengan kedalaman 100 cm punya bidang resapan sekitar 3.220 cm². Tanpa lubang, area berdiameter sama hanya sekitar 78 cm².

2. Mengurangi Genangan dan Banjir Lokal

Air hujan yang tadinya mengalir di permukaan masuk ke lubang dan meresap. Efeknya paling terasa untuk genangan kecil di halaman, jalan lingkungan, atau sekitar talang.

3. Mengubah Sampah Organik Menjadi Kompos

Daun, rumput, dan sisa sayur yang dimasukkan ke lubang akan diurai oleh organisme tanah. Hasilnya berupa kompos yang bisa dipakai untuk tanaman.

4. Menyehatkan Tanah

Aktivitas cacing dan mikroorganisme membuat tanah lebih gembur dan kaya unsur hara. Tanaman di sekitar lubang biasanya tumbuh lebih baik.

5. Menjaga Cadangan Air Tanah

Air yang meresap ikut mengisi air tanah. Ini penting bagi daerah yang air tanahnya berkurang karena sumur makin dalam.

6. Mengurangi Sampah ke Tempat Pembuangan

Sampah organik rumah tangga tidak semuanya perlu dibuang. Sebagian dapat diolah langsung di halaman.

7. Murah dan Mudah Dikerjakan

Biaya terbesar hanya alat bor. Setelah itu, perawatan cukup mengisi sampah organik secara rutin.

Kegunaan dalam Kehidupan Sehari-hari

Tidak hanya mengatasi air, inilah beberapa kegunaan lubang resapan:

  • Resapan halaman rumah: dipasang di sekitar talang air agar air hujan langsung masuk tanah
  • Kompos rumah tangga: tempat membuang daun dan sisa dapur organik
  • Pupuk untuk tanaman: kompos dipanen untuk pot dan kebun
  • Penghijauan lingkungan: dibuat di sekitar pohon agar akar mendapat air dan hara
  • Edukasi lingkungan: praktik sederhana untuk sekolah dan karang taruna

Karena dikerjakan di tanah terbuka yang sempit, metode ini cocok untuk rumah kecil dan kawasan padat.

Cara Kerja Lubang Biopori

Lubang diisi sampah organik sebagai makanan organisme tanah. Cacing dan mikroorganisme datang, lalu membentuk terowongan kecil di dinding lubang. Terowongan itulah yang mempercepat air masuk ke dalam tanah, bahkan secara horizontal.

Tanah yang sudah digali pun diisi sampah organik agar menyerap air ke tanah sekaligus menghasilkan kompos alami. Selama lubang terus diisi, aktivitas organisme terjaga dan kemampuan resapnya tetap baik.

Bahan dan Cara Pembuatannya

Alat dan Bahan

Hindari memasukkan plastik, kaca, logam, atau sisa makanan berminyak dan berbau menyengat berlebihan.

Langkah-Langkah Membuat Lubang Resapan Air

  • Tentukan Lokasi Pilih tempat yang sering tergenang, di bawah talang air, atau di sekitar pohon. Jauhkan dari septic tank, sumur, dan pondasi bangunan.
  • Siapkan Alat Pastikan bor, sekop, dan penutup siap. Bila tanah kering dan keras, siram sedikit agar lebih mudah dibor.
  • Bor Tanah Putar bor ke dalam tanah sampai kedalaman sekitar 100 cm dengan diameter sekitar 10 cm. Jangan melebihi muka air tanah.
  • Perkuat Mulut Lubang Pasang pipa PVC pendek atau beri adukan semen tipis di tepi lubang agar tidak runtuh dan mulut lubang tetap bulat.
  • Isi dengan Sampah Organik Masukkan daun, rumput, dan sisa sayur sampai sekitar tiga perempat lubang. Sampah akan menyusut seiring waktu.
  • Tutup dengan Penutup Berlubang Gunakan penutup berlubang atau kawat agar air tetap masuk, tetapi hewan besar dan sampah anorganik tidak ikut masuk.
  • Isi Ulang Secara Rutin Tambahkan sampah organik baru saat volume menurun, biasanya setiap satu sampai dua minggu.

Lokasi dan Jumlah Lubang yang Ideal

Beberapa panduan umum:

  • Buat lubang di sekitar saluran air, talang, dan tepi bidang kedap seperti carport atau halaman berbeton
  • Beri jarak antarlubang sekitar 50 sampai 100 cm agar tidak saling mengganggu
  • Hindari lahan yang sangat curam atau tanah yang mudah longsor

Jumlah lubang bergantung pada curah hujan, luas bidang kedap, dan laju resap tanah. Sebagai gambaran dari kajian yang dikutip Universitas Mataram, pada daerah berhujan tinggi dengan laju resap sekitar 3 liter per menit.

Setiap 100 m² lahan sering dianjurkan memakai puluhan lubang. Untuk kebutuhan tepatnya, konsultasikan dengan penyuluh lingkungan setempat.

Baca juga: Kenali Cara Membuat Lubang Biopori untuk Atasi Sampah Organik

Perawatan dan Cara Memanen Kompos

Perawatan biopori cukup sederhana:

  1. Isi ulang sampah organik secara rutin
  2. Bersihkan penutup dari kotoran yang menyumbat
  3. Siram ringan saat musim kemarau agar organisme tanah tetap aktif
  4. Panen kompos setelah sekitar 2 sampai 3 bulan, tergantung jenis sampah

Untuk memanen, angkat sampah di bagian atas yang belum terurai, lalu ambil kompos matang di bagian bawah. Kompos dapat dipakai untuk pot, kebun sayur, atau tanaman hias.

Kalau Anda ingin pola kerja rutin yang konsisten dalam urusan rumah lain, bisa dimulai dari hal sederhana seperti resep roti tanpa ulen, yang juga bergantung pada kesabaran menunggu proses alami.

Masalah Umum dan Solusinya

MasalahKemungkinan PenyebabSolusi
Air lambat meresapLubang tersumbat atau tanah terlalu padatBersihkan penutup, korek sampah dasar, pindah lokasi
Lubang berbauSampah basah dan berlebihanCampur dengan daun kering, kurangi sisa makanan
Dinding lubang runtuhMulut tidak diperkuatPasang pipa PVC atau cincin semen
Muncul lalat atau tikusSampah terbukaPakai penutup berlubang rapat, jangan masukkan sisa daging
Sampah tidak teruraiTerlalu kering atau terlalu banyak bahan kerasSiram air, cacah sampah lebih kecil
Lubang cepat penuhVolume sampah menyusut cepatIsi ulang lebih sering

Keterbatasan Biopori yang Perlu Diketahui

Tanah berlubang yang dapat menyerap air dan digunakan untuk mengubur sampah organik ini memang dapat membantu, tetapi bukan solusi tunggal. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Efektivitasnya terbatas pada skala lokal. Banjir besar tetap memerlukan penataan saluran dan ruang terbuka hijau.
  • Pada tanah liat yang sangat padat atau muka air tanah dangkal, hasilnya kurang optimal.
  • Lubang perlu dirawat. Tanpa isian organik, aktivitas organisme menurun dan daya resap ikut turun.

Dengan harapan yang realistis, manfaatnya tetap besar sebagai pelengkap sistem drainase rumah.

Metode Ini Cocok untuk?

Solusi ini dapat dijadikan kegiatan gotong royong di RT, sekolah, kampus, atau desa. Satu bor dapat dipakai bergantian, dan lubang dibuat di fasilitas umum atau halaman warga. Kegiatan ini juga mudah diukur: jumlah lubang yang dibuat, jumlah warga yang terlibat, dan volume sampah organik yang terolah.

Untuk program yang lebih besar, penyediaan beberapa alat bor, penutup seragam, dan papan edukasi akan membantu hasilnya lebih rapi dan berkelanjutan. Pendampingan awal tentang cara mengisi dan merawat lubang juga penting agar program tidak berhenti setelah lubang selesai dibuat.

Pertanyaan yang Sering Muncul

  • Apa perbedaannya dengan sumur resapan? Sumur resapan lebih besar dan dalam, biasanya untuk menampung air dari atap. Lubang biopori lebih kecil dan sekaligus berfungsi mengolah sampah organik.
  • Apakah bisa dibuat di tanah sempit? Bisa. Justru ini keunggulannya, karena lubangnya kecil dan tidak butuh lahan luas.
  • Sampah apa yang tidak boleh dimasukkan? Plastik, kaca, logam, dan bahan anorganik lain.
  • Berapa biaya membuatnya? Terutama untuk alat bor dan penutup. Biayanya relatif murah dan alat bisa dipakai berulang.

Mulai Terapkan Metode Biopori di Lingkungan Anda

Manfaat biopori terasa nyata ketika lubang dibuat dengan benar dan dirawat secara rutin. Mulailah dari satu atau dua lubang di sekitar talang air, isi dengan sampah organik, dan amati seberapa cepat air meresap.

Bila hasilnya baik, ajak tetangga atau komunitas Anda menambah lubang agar dampaknya lebih luas. Ingin mulai dengan mesin yang tepat untuk usaha Hubungi Madani Technology melalui 081215778768 untuk konsultasi alat untuk membuat sistem tersebut.

Penulis: Lisa Mawardah (Magang) – Universitas Negeri Yogyakarta

Hubungi WA: 6281215778768 untuk informasi dan pemesanan produk via Whatsapp. Dapatkan penawaran terbaik dari kami saat ini juga!.

Tags: ,

Bagikan ke

Biopori: Pengertian, Tujuan, dan 7 manfaatnya bagi Lingkungan

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Biopori: Pengertian, Tujuan, dan 7 manfaatnya bagi Lingkungan

Social Media & Marketplace
Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Pemesanan 2
● online
Pemesanan 2
● online
Halo, perkenalkan saya Pemesanan 2
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: